Portalterkini.com, Kendari, – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Generasi Sosial Peduli Indonesia (GSPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Polda Sultra segera memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Kesehatan bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan kontraktor pelaksana CV. Artha Jaya Pratama atas terbengkalainya Proyek Pembangunan Puskesmas Wolasi.
Proyek pembangunan Puskesmas Wolasi ini menelan anggaran sebesar Rp1.892.655.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Tahun Anggaran 2024 di Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan.

Berdasarkan hasil investigasi (15/11/2025), DPD GSPI Sultra menemukan bangunan baru Puskesmas Wolasi yang menelan anggaran cukup fantastis terbengkalai. Bahkan bangunan mangkrak itu seakan menjadi kandang sapi, bagaimana tidak, bagian dalam bangunan tersebut berserakan kotoran sapi.
“Seharusnya Pihak Polda Sultra segera mengusut dan menetapkan tersangka atas terbengkalainya Proyek Pembangunan Puskesmas Wolasi agar hal yang seperti ini tidak terjadi lagi dan manjadi perhatian untuk yang lainnya,” tutur, Rusdin.
Padahal, berdasarkan informasi yang didapatkan bahwa proyek itu telah dilakukan Adendum, tetapi hingga saat ini bangunan tersebut tidak selesai.
“Anggaran sebesar ini harus terbengkalai, siapa yang bertanggungjawab ?,” tandas, Rusdin.
Sampai berita ini ditayangkan, pihak Dinas Kesehatan Konawe Selatan (Konsel), dalam hal ini, Bupati Konsel, Kepala Dinas, PPK, Bendahara dan pihak Kontraktor belum berhasil di Konfirmasi. Apabila para pihak dimaksud bersedia memberikan hak jawab atau klarifikasi dapat menghubungi Redaksi Media ini untuk menayangkan hak jawabnya.












