Scroll untuk baca artikel
banner 1600458 google.com, pub-2546408695661880, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINAL

Meski Sudah Dilarang Polsek Poleang Barat, Pengolah Pasir Pantai Toari Bombana Tetap Eksis Merusak Pantai

×

Meski Sudah Dilarang Polsek Poleang Barat, Pengolah Pasir Pantai Toari Bombana Tetap Eksis Merusak Pantai

Sebarkan artikel ini

PORTALTERKINI.COM, BOMBANA, – Meskipun Polsek Poleang Barat telah melakukan tindakan menghentikan pengolahan pasir di Pesisir Pantai Desa Toari Bombana, namun satu orang inisial AMD tetap eksis melakukan kegiatan yang nyatanya merusak garis pantai. Kamis 11 Desember 2025.

Terkonfirmasi melalui sejumlah warga desa Toari Bombana yang enggan namanya di sebut, mengatakan bahwa aktivitas tersebut diduga di backup oleh oknum LSM, yang mengaku bertanggungjawab atas pengolahan pasir pantai ilegal yang kemudian akan di Komersilkan di salah satu proyek PSN di Kabupaten Kolaka.

Adanya aktivitas ini, Warga semakin geram dengan kegiatan ilegal tersebut, selain itu juga merusak akses jalan tani nelayan, serta jalan pekuburan umum Desa. Bahkan belum lama ini, daerah poleang telah terkena banjir.

Warga berharap jika pihak Polsek Poleang Barat tidak mampu menghentikan, maka Polres Bombana dan Polda Sultra serta Pemda Bombana membentuk tim untuk segera menghentikan dan menyita alat berat PC 200 yang di gunakan merusak pantai.

Sebab, oknum AMD seakan terkesan kebal hukum dan tidak menghargai penegak hukum yakni Polsek Poleang Barat.

“Sebaiknya Polsek Poleang Barat segera tangkap dan proses hukum oknum – oknum yang telah merusak lingkungan pesisir pantai dan melakukan penambangan ilegal

Informasi dihimpun, bahwa berkisar 4000 (empat ribu) retasi mobil Dumptruk telah di angkut dari lokasi pesisir pantai Toari Bombana, yang kemudian di jual ke proyek PSN Kolaka, dengan harga 1 Juta 200 ribu rupiah per Retasi.

Dilain pihak, pemerintah Desa dan Kecamatan terkesan tutup mata terhadap oknum yang merusak pantai tersebut.

banner 1600458 banner 1600458 banner 1600458 banner 1600458 banner 1600458 banner 1600458 Example 300250
Example 120x600