PORTALTERKINI.COM, KOLAKA – Sebelumnya media ini telah memberitakan terkait Ore Nikel Perusda telah bercampur dengan barang milik perusahaan lain yang berjudul “ Diduga Kargo Milik Perusda dengan barang lain Bercampur : PT Aneka Mining Mineral Jadi Sorotan “ hal itu membuat Direktur PT AMM akhirnya angkat bicara.
Melalui press releasenya yang dikirim melalui salah satu rekan media online (wartawan) ke media ini bahwa Direktur PT AMM membantah dengan tegas tudingan adanya dugaan kargo milik Perusda di campur dengan kargo milik PT Surya Lintas Gemilang.
“ Tuduhan dalam berita tersebut tidak benar, kami bekerja sudah sesuai regulasi dan aturan yang berlaku. Tidak benar Cargo Perusda kami campur dengan Cargo SLG,” ucap Zaldi Layata dalam press
releasenya. Senin, 12 Januari 2026.
Menurut Zaldi, dirinya siap diperiksa dan pihak terkait yang merasa di rugikan dapat melakukan peninjauan lapangan apakah PT AMM bekerja di IUP PT SLG atau tidak ?, PT AMM sudah melaporkan kargo dari IUP Aneka Usaha Kolaka sebanyak 2000 MT dan tidak di campur dengan Cargo dari IUP PT
SLG.
“ Ini laporan Kami ( PT AMMred ) ke PD Aneka Usaha Kolaka sebelum laporan RKAB tahun 2026. Jadi sekitar 2000MT Cargo yang berada di IUP AUK sudah kami laporkan berdasarkan laporan Inventory, bukti pelaporannya ada,” ungkapnya.
Kata Zaldy, PT AMM merupakan mitra PT SLG yang bekerja di wilayah Ijin Usaha Pertambangan berdasarkan surat perjanjian kerjasama No : 14/SPK/SLG-AMM/IV/2025 yang di tandantangani direktur PT SLG Dr. Sutomo pada tanggal 14 April 2025.
“ Jadi PT AMM itu mitra PT SLG dan PD Aneka Usaha Kolaka, kami bekerja di dua IUP. Saat ini kami sedang Houling dari PT SLG ke Stokfile Jetty. Berita yang beredar itu HOAX,” tutup Zady Layata.
google.com, pub-2546408695661880, DIRECT, f08c47fec0942fa0











