Portalterkini.com, – Sultra – Konawe, Pembangunan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) Desa Ulu Lalimbue Diduga tidak Sesuai Juknis. Selain itu, Oknum Kades tersebut Diduga Lakukan Pembohongan Publik. Senin, 27/12/2021
Pasalnya, Pantauan media ini, pembangunan tersebut di Desa Ulu Lalimbue Kecamatan Kapoiala diduga terjadi Mark Up, ada indikasi pengurangan Volume pada pekerjaan tersebut.
Untuk diketahui, proyek pembangunan SPAL tersebut menggunakan Anggaran Dana Desa Tahun 2021. Dengan anggaran sebesar Rp. 338.440.000, Volume 422 meter. Namun sangat disayangkan pembangunan tersebut diduga tidak sesuai.
Kades Ulu Lalimbue diduga memberikan infomasi palsu pada publik tentang pembangunan SPAL Desa Ulu Lalimbue di salah satu media online yang mengatakan, “Ketebalan dasar SPAL adalah 20 cm”. hal itu juga sempat menjadi perbincangan publik. Karena ketebalan yang disampaikan pada salah satu media online, diduga tidak sesuai dengan dilapangan.
- Tim Kuasa Hukum DAS Apresiasi Bareskrim Polri dalam Menangani Perkara Tindak Pidana PT Prowell Energi Indonesia
- Bank Sultra dan Ditjen Dukcapil Kemendagri Teken PKS Pemanfaatan Data Kependudukan untuk Layanan Perbankan
- Bendera Merah Putih Sobek Berkibar di Desa Cililitan, UU Nomor 24 Tahun 2009 Dilanggar
- JPKPN dan GSPI Sultra Soroti Dugaan Pelanggaran ODOL PT ST Nickel Resource, Tim Terpadu Dinilai Mandul
- LSM GMBI Sultra Desak DLH dan ESDM Konsel Hentikan Aktivitas PT SGHI, Polres Kendari Diminta Transparansi
Faktanya, hasil pantauan media ini bersama LSM ketebalan SPAL tersebut bervariasi, ada yang 5 cm, sampai 8 cm, dan itu di akui oleh pekerja yang saat itu sedang bekerja.
Selain itu, Awak media juga menemukan di lapangan (Minggu,19/12/2021) pekerjaan SPAL tersebut retak, bahkan sudah patah.
Sampai berita ini di tayangkan, pihak media ini belum berhasil menemui langsung kepala Desa untuk di mintai keterangannya. Karena jarak dan waktu yang cukup jauh.
Apabila pihak yang ditujukan merasa keberatan atas pemberitaan ini, silahkan menghubungi atau langsung ke kantor redaksi kami di kota Kendari
(Bersambung / Nantikan Berita Selanjutnya)












