Portalterkini.com – Sultra – Kendari, Ormas Banderano Tolaki provinsi Sulawesi Tenggara mengutuk keras aksi demonstrasi sesat di Jakarta yang mengatasnamakan Koalisi Pemuda Konut. Pasalnya, koordinator lapangan (Korlap) atas nama Arnold bukan dari masyarakat Konawe Utara.
Hal itu diungkapkan oleh Hedianto Ismail selaku Ponggawa Aha Banderano Tolaki. Kamis, 20/06/2024
Menurut Hadianto Ismail ia menyatakan bahwa isu yang diangkat oleh Arnold adalah isu basi yang sudah berkali-kali dijelaskan oleh pihak perusahaan. Namun massa aksi yang mengatasnamakan masyarakat Konut itu terkesan mau memeras perusahaan PT. Tiran yang telah memperkerjakan masyarakat Sultra sebanyak kurang lebih 3000 orang.
“Sangat banyak masyarakat Konut yang bekerja di PT. Tiran. Hanya karena tujuan mereka mau memeras perusahaan lalu membuat isu yang sangat tidak mendasar,” kata Hedianto Ismail.
Senada yang sama, Isra Malaka ketua Ormas TBTS Sulawesi Tenggara dengan tegas menyampaikan bahwa atas nama Ormas TBTS dukung sepenuhnya Investasi PT Tiran di Sultra yang saat ini telah mempekerjakan sekitar 3.000 an lebih masyarakat di Sultra. Bahkan kata Isra Malaka, kehadiran perusahaan PT. Tiran sangat membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di Bumi Anoa Sulawesi Tenggara.
Komunitas Advokat Dan Paralegal Sumsel Dukung Penuh Mawardi Yahya Dan Anita Noeringhati
“Aksi demo mereka ini di Jakarta sangat mengusik banyak masyarakat yang telah mendapatkan kehidupannya melalui perusahaan ini, mestinya kita mensupport perusahaan ini untuk bagaimana tetap bersemangat mewujudkan kembali untuk bisa membangun smelter di Bumi Anoa Sulawesi Tenggara, bukan malah mempersoalkan dengan isu-isu yang tidak berdasar sehingga bisa menghambat investasi di daerah ini,” tegas Isra Malaka.
Ditempat terpisah, Ketua Ta’awuno Tokali Provinsi Sulawesi Tenggara saat dihubungi melalui via telfon sellulernya, Ibnu Sinopay mengatakan, “Kami bangga dengan perusahaan ini yang telah banyak berkontribusi di daerah ini, bahkan perhatian dari pak Owner sendiri akan Sultra ini sangat luar biasa,” jelasnya.
Selain di Bidang pertambangan, melalui Tiran group, Owner perusahaan tersebut bisa mendirikan pabrik gula terbesar di Indonesia dan mengucurkan triliunan dana untuk Sultra saat beliau jadi menteri.
“Bahkan baru-baru ini, Owner Tiran Group dalam Kapasitasnya selalu Menteri Pertanian RI, Bapak Andi Amran Sulaiman telah berkunjung ke Konawe Utara dan Konawe dalam rangka menyalurkan bantuan senilai Puluhan Milyar untuk masyarakat di dua daerah tersebut. Juga bahkan kepedulian Tiran Group dalam membantu korban banjir di Wilayah Konut ikut menyalurkan bantuan 10 ton beras untuk masyarakat berdampak banjir. ” tandas Ibnu.
Terakhir, Ponggawa Aha Ormas Banderano Tolaki, Hedianto Ismail menyampaikan dengan tegas bahwa Koalisi Ormas Lokal di Sultra segera akan melakukan aksi demo besar-besaran berbagai instansi terkait di Sultra untuk mengutuk keras yang mengatasnamakna Koalisi Pemuda Konut yang terindikasi hanya mau manganggu investasi di daerah ini.
“Kalau rasa jago, demo di Sultra yang dekat dengan masyarakat dan banyak merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan ini. Jangan hanya berani demo di Jakarta yang terkesan hanya karena ingin sesuatu apalagi mau memeras perusahaan,” Pungkas Hedianto Ismail.























