Scroll untuk baca artikel
google.com, pub-2546408695661880, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Example floating
Example floating
banner 1600x458 banner 1600x458
DESA

Karsono Tegas Bantah BPD Lubuk Muda Kirim Karangan Bunga untuk Satreskrim Polres Musi Rawas

×

Karsono Tegas Bantah BPD Lubuk Muda Kirim Karangan Bunga untuk Satreskrim Polres Musi Rawas

Sebarkan artikel ini

 

PORTALTERKINI.COM, MUSI RAWAS, – Isu beredarnya karangan bunga berisi ucapan terima kasih kepada jajaran Satreskrim Polres Musi Rawas atas terungkapnya dugaan kasus korupsi APBDes Desa Lubuk Muda, Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, mulai memicu polemik di tengah masyarakat. Namun, jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Lubuk Muda secara tegas membantah keterlibatan mereka dalam pengiriman karangan bunga tersebut.

banner 1600x458

Karsono, anggota BPD Desa Lubuk Muda yang mewakili Ketua BPD, saat dimintai keterangan oleh awak media pada Kamis (21/05/2026), menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan karangan bunga ataupun ucapan resmi kepada Kapolres Musi Rawas maupun jajaran Satreskrim terkait persoalan dugaan korupsi APBDes desa tersebut.

“Kami jajaran BPD Desa Lubuk Muda tidak pernah memberikan karangan bunga dengan ucapan terima kasih kepada Kapolres Musi Rawas ataupun Kasat Reskrim terkait terungkapnya kasus dugaan korupsi APBDes Desa Lubuk Muda,” tegas Karsono.

Menurutnya, munculnya karangan bunga tersebut diduga dilakukan oleh oknum tertentu yang sengaja ingin memperkeruh suasana dan menimbulkan opini liar di tengah masyarakat. Ia menilai tindakan itu sangat disayangkan karena dapat memicu kesalahpahaman serta memperburuk kondisi sosial di desa.

“Dugaan kami, yang membuat karangan bunga itu adalah oknum yang tidak senang. Karena sampai saat ini kami dari BPD tidak pernah memberikan pernyataan ataupun ucapan seperti yang tertulis dalam karangan bunga tersebut,” ujarnya.

Karsono juga mengaku prihatin lantaran nama lembaga BPD Desa Lubuk Muda ikut terseret dalam polemik yang belum jelas kebenarannya. Padahal dirinya bersama jajaran BPD telah menjalankan tugas sejak awal tahun 2019 dan selalu berupaya menjaga kondusivitas desa.

“Saya sudah menjadi anggota BPD sejak awal tahun 2019. Kami ingin suasana desa tetap aman dan kondusif. Jangan sampai masyarakat terpancing oleh hal-hal yang belum tentu benar,” katanya.

Lebih lanjut, Karsono mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mengambil kesimpulan ataupun membuat tindakan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan publik sebelum adanya kepastian hukum dan fakta yang jelas.

Ia berharap seluruh masyarakat Desa Lubuk Muda tetap bersabar serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan dugaan kasus kepada pihak berwenang.

“Harapan kami selaku jajaran BPD Desa Lubuk Muda, masyarakat jangan membuat karangan bunga atau pernyataan yang belum tahu kebenarannya. Kami menghimbau masyarakat untuk tetap bersabar, tenang dan menjaga kondisi keamanan kita masing-masing,” tutupnya.

Situasi ini pun menjadi perhatian masyarakat luas, mengingat dugaan korupsi APBDes yang menyeret Desa Lubuk Muda tengah menjadi sorotan publik di Kabupaten Musi Rawas. Warga berharap seluruh proses berjalan transparan dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan kegaduhan baru di tengah masyarakat.

(AN)

Example 120x600
banner 1600x458 banner 1600x458banner 1600x458