Portalterkini.com – Sultra, Kabupaten Muna Barat merupakan daerah otonom baru Idealnya dalam kontestasi Iven 5 tahunan pemilu kada kabupaten muna barat ada dinamika yg sehat dalam penentuan arah kebijakan politik dan pembangunan di kabupaten muna barat.
Tapi kenyataannya di kabupaten Mubar diperhadapkan dengan melawan kotak kosong. Kotak kosong tetaplah sebuah pilihan politik, namun bukan pilihan yang ideal, karna munculnya tidak lepas dari trend koalisi gemuk, kompetisinya di hilangkan masyarakat diperhadapkan dengan tidak adanya adu gagasan demi kabupaten Mubar yang baik. Karena cuma satu calon tunggal. Begitulah yang disampaikan oleh Jubir DPD Projo sekaligus ketua Projo Muna, La Ode LM Rahmansyah, Kamis, 26/09/2024.
Lanjut dia, menurutnya, Fenomena kotak kosong yang ada di kabupaten Muna Barat (Mubar) adalah kemunduran demokrasi disana, jadi hakekatnya kami mendukung perjuangan ketua DPC Projo Mubar untuk menegakkan demokrasi.
Dan ini bagian dari pembelajaran para elit bahwa suara rakyat tidak gampang di intervensi oleh kebijakan politik koalisi gemuk. Tetapi disana ada perlawanan penegakan demokrasi DPC Projo se-Sultra.
“Kami konsisten dengan branding Projo setia digaris rakyat. Segalanya tindak tanduk yang tidak pro dengan rakyat kami lawan, walaupun kami paham perjuangan ini berat, tapi kami bangga dalam barisan perjuangan ini,” cetusnya.
Di ibaratkan gerombolan semut yang membawa air untuk memadamkan kobaran api yang membakar Nabi Ibrahim.
Melihat fenomena pergerakan masyarakat demi tegaknya demokrasi di Bumi Laworo kabupaten Mubar Provinsi Sultra maka
Ketua DPD Projo Sultra akan menyelenggarakan Musyawarah Rakyat di Mubar dengan tujuan memberikan sosialisasi dan edukasi politik yang benar bahwa pilkada ini adalah pesta demokrasi, pesta rakyat.
Rakyat bebas memilih pemimpin yang terbaik, bukan di sodorkan satu orang saja. Untuk kondisi Mubar saat ini, Projo memotret keinginan masyarakat lebih kepada kotak kosong.
Dan Projo akan mengawal aspirasi rakyat dengan segera membentuk satgas kawal dan menangkan di setiap TPS desa dan Kelurahan untuk memastikan suara nurani dari masyarakat mubar ini aman sampai ke TPS . Pungkasnya.























Respon (1)
Komentar ditutup.