Porotalterkini.com – Belu NTT – Ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan pangan bagi negara hingga perorangan yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, bermutu, aman, beragam, sehat, bergizi dan terjangkau.
Berkenaan dengan itu, Satgas Pengamanan Perbatasan RI – RDTL Sektor Timur berupaya untuk membantu masyarakat perbatasan dengan mendorong pemanfaatan lahan ataupun persawahan.

Hari ini, personel Pos Nunura Kipur II Satgas Pamtas Sektor Timur melaksanakan panen ubi ungu di atas lahan seluas 1 hektar milik Benyamin di Dusun Sakafini Desa Tohe Kecamatan Raihat Kabupaten Belu NTT, Sabtu (11/9/2021).
Menurut Danpos Nunura Sertu Indrawan Eko Satriadi, lahan tersebut awalnya rimbun dan tidak dimanfaatkan oleh pemiliknya dan kebetulan lokasinya didepan pos, maka atas seijin pemilik lahan, personel pos menggarap lahan.
“Alhamdulillah kami tanami ubi ungu dan jagung,” ujarnya.
- Lapor Ke KEJATI Lampung, DPP KAMPUD: Usut Pengkondisian Ratusan Proyek 2025 Oleh Plt Kadis PUTR Kota Metro
- Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-66, DPRD Konawe Komitmen Transformasi Kelembagaan
- HUT ke-58 Bank Sultra: Memperkuat Sinergi Berkelanjutan untuk Kemajuan Sulawesi Tenggara
- APBD Muratara 2026 Turun Tajam, Bupati Devi Suhartoni: Prioritas Gaji Guru hingga Infrastruktur Bertahap
- LSM GMBI Sultra Mendesak Bupati Konsel dan DLH Hentikan Aktivitas PT SGHI Pabrik Pengolaan Ban Bekas di Kecamatan Konda
Terkait dengan hasil panen, kata Sertu Indrawan Eko Satriadi akan dibagikan kepada pemilik lahan dan masyarakat di sekitar pos sehingga sama-sama dapat menikmati hasil panen.
Terpisah, Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur di Mako Satgas Pamtas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat menjelaskan beberapa pos jajarannya ikut bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan masyarakat yang memang tidak digunakan dengan harapan lahan tersebut tetap produktif dan berkelanjutan serta hasilnya dikembalikan lagi kepada pemilik lahan dan masyarakat.

“Ini akan mendorong masyarakat untuk mengelola lahan atau sawahnya sebagai penghasilan tambahan, bisa dengan menanam sayuran, kacang-kacangan, terong, kacang panjang atau bahan bumbu dapur seperti cabe, bawang dan lainnya,” ungkapnya.
“Jadi dana untuk kebutuhan dapur bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga yang lain,” tambahnya.
Sebelumnya, personel Pos Maubusa Kipur II melaksanakan panen bawang di atas lahan 35 are dan Pos Dafala panen semangka termasuk di Mako Satgas sendiri sudah panen sayuran, timun, kacang panjang dan lainnya.
Sedangkan di Pos Salore, tanamanmya masih dalam proses perawatan bekerjasama dengan desa setempat.
Laporan Dedi Wardani, SE












