Porotalterkini.com – Belu NTT – Ketahanan pangan adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan pangan bagi negara hingga perorangan yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, bermutu, aman, beragam, sehat, bergizi dan terjangkau.
Berkenaan dengan itu, Satgas Pengamanan Perbatasan RI – RDTL Sektor Timur berupaya untuk membantu masyarakat perbatasan dengan mendorong pemanfaatan lahan ataupun persawahan.
Hari ini, personel Pos Nunura Kipur II Satgas Pamtas Sektor Timur melaksanakan panen ubi ungu di atas lahan seluas 1 hektar milik Benyamin di Dusun Sakafini Desa Tohe Kecamatan Raihat Kabupaten Belu NTT, Sabtu (11/9/2021).
Menurut Danpos Nunura Sertu Indrawan Eko Satriadi, lahan tersebut awalnya rimbun dan tidak dimanfaatkan oleh pemiliknya dan kebetulan lokasinya didepan pos, maka atas seijin pemilik lahan, personel pos menggarap lahan.
“Alhamdulillah kami tanami ubi ungu dan jagung,” ujarnya.
- Ombudsman Lampung Kirim SPDP Kepada DPP KAMPUD: Segera Periksa Ulin Nuha Kepala BPN Bandar Lampung
- Jalan Buntu Negosiasi: PT TRK Tuding PT Vale Pakai Lahan Tanpa Izin dan Beroperasi di Luar IUP
- Karyawan PT Konutara Sejati Meninggal di Mess, DPD KNPI Konawe Utara Desak Investigasi Transparan
- Minim Pengawasan dan Abaikan K3: Proyek PUPR Konawe Rp8,1 Miliar Disorot, Disebut Milik Oknum Anggota DPRD Kendari
- Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Adira Finance Hadirkan “Terima Kasih Sahabat” di Kota Kendari
Terkait dengan hasil panen, kata Sertu Indrawan Eko Satriadi akan dibagikan kepada pemilik lahan dan masyarakat di sekitar pos sehingga sama-sama dapat menikmati hasil panen.
Terpisah, Komandan Yonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Bayu Sigit Dwi Untoro selaku Komandan Satgas Pamtas Sektor Timur di Mako Satgas Pamtas Kelurahan Umanen Kecamatan Atambua Barat menjelaskan beberapa pos jajarannya ikut bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan masyarakat yang memang tidak digunakan dengan harapan lahan tersebut tetap produktif dan berkelanjutan serta hasilnya dikembalikan lagi kepada pemilik lahan dan masyarakat.
“Ini akan mendorong masyarakat untuk mengelola lahan atau sawahnya sebagai penghasilan tambahan, bisa dengan menanam sayuran, kacang-kacangan, terong, kacang panjang atau bahan bumbu dapur seperti cabe, bawang dan lainnya,” ungkapnya.
“Jadi dana untuk kebutuhan dapur bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga yang lain,” tambahnya.
Sebelumnya, personel Pos Maubusa Kipur II melaksanakan panen bawang di atas lahan 35 are dan Pos Dafala panen semangka termasuk di Mako Satgas sendiri sudah panen sayuran, timun, kacang panjang dan lainnya.
Sedangkan di Pos Salore, tanamanmya masih dalam proses perawatan bekerjasama dengan desa setempat.
Laporan Dedi Wardani, SE



































