PORTALTERKINI.COM, Kendari, – Forum Pemuda Adat Tolaki (FORDATI) menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara sebagai bentuk keprihatinan dan tuntutan atas lambannya penanganan kasus pembacokan yang terjadi di Rich Club, salah satu klub malam yang berlokasi di kawasan Kendari Beach.
Dalam aksinya, FORDATI mendesak Kapolda Sulawesi Tenggara untuk segera mengambil alih penanganan kasus tersebut, karena dinilai belum menunjukkan progres yang jelas dan transparan. FORDATI menilai kasus pembacokan ini telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat serta mencoreng rasa aman publik, khususnya di wilayah Kota Kendari, FORDATI juga meminta 3x 24 jam untuk kasus ini dapat di selesaikan, Ujar Herman Jendral lapangan aksi kepada awak media (Rabu 11 Februari 2026).
FORDATI juga menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, adil, dan tanpa tebang pilih. Mereka meminta agar aparat kepolisian mengusut tuntas kasus ini, mengungkap pelaku serta aktor intelektual di balik kejadian tersebut, dan memastikan pelaku mendapatkan sanksi hukum yang setimpal.
Lanjut kata jusmanto menambahkan dalam orasinya menyampaikan bahwa pihaknya mendukung langkah Polda Sulawesi Tenggara untuk bersama-sama mengungkap kasus pengeroyokan yang terjadi di Rich Club Kendari beberapa minggu lalu. Namun demikian, FORDATI menegaskan dukungan tersebut harus dibuktikan dengan langkah nyata melalui pengusutan yang profesional, objektif, dan berkeadilan.
Aksi demonstrasi ini merupakan bentuk komitmen FORDATI dalam mengawal keadilan serta menjaga marwah hukum dan keamanan di Sulawesi Tenggara, sekaligus peringatan keras agar aparat penegak hukum tidak abai terhadap kasus-kasus kekerasan yang merugikan masyarakat.
FORDATI menyatakan akan terus mengawal dan menyuarakan kasus ini hingga keadilan benar-benar ditegakkan.












