Portalterkini.com, JAKARTA – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan jika lembaga yang dipimpinnya mempunyai kewajiban untuk memperjuangkan kepentingan dan aspirasi stakeholder di daerah. Khususnya dalam konteks pembangunan nasional.
Menurut LaNyalla, langkah tersebut sejalan dengan konsep pembangunan Indonesia Sentris yang digagas Presiden Joko Widodo.
LaNyalla mengemukakan hal tersebut saat memberikan sambutan secara virtual pada Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Barisan Relawan Jokowi Presiden (BaraJP) di Jakarta, Rabu (29/9/2021).
- Ombudsman Lampung Kirim SPDP Kepada DPP KAMPUD: Segera Periksa Ulin Nuha Kepala BPN Bandar Lampung
- Jalan Buntu Negosiasi: PT TRK Tuding PT Vale Pakai Lahan Tanpa Izin dan Beroperasi di Luar IUP
- Karyawan PT Konutara Sejati Meninggal di Mess, DPD KNPI Konawe Utara Desak Investigasi Transparan
- Minim Pengawasan dan Abaikan K3: Proyek PUPR Konawe Rp8,1 Miliar Disorot, Disebut Milik Oknum Anggota DPRD Kendari
- Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Adira Finance Hadirkan “Terima Kasih Sahabat” di Kota Kendari
“Jika daerah kuat, maka Indonesia juga kuat. Bila daerah makmur, maka Indonesia juga makmur. Karena wajah Indonesia adalah mozaik dari wajah daerah,” ucap LaNyalla.
Dijelaskannya, Konsep pembangunan Indonesia Sentris yang digagas Presiden Joko Widodo adalah membangun Indonesia dari seluruh wilayah. Terutama pulau-pulau di luar Jawa, dengan membangun infrastruktur untuk meringankan biaya logistik barang dan jasa.
Menurut LaNyalla, hal itu akan sangat berdampak terhadap supply chain manajemen dalam perekonomian nasional. Sehingga persebaran arus barang dan jasa dapat dinikmati rakyat Indonesia dengan harga yang sama.
“Oleh karena itu konsep pembangunan Indonesia Sentris yang digagas Presiden Joko Widodo harus kita dukung karena mampu mengurangi gap atau ketimpangan pembangunan antara Jawa dan luar Jawa selama ini,” ucap Senator asal Jawa Timur itu.
LaNyalla mengakui masih ada banyak kendala di lapangan dalam implementasinya. Dan di situlah peran DPD RI membantu dan berkontribusi menyelesaikan kendala yang ada.
“DPD RI sebagai wakil daerah tentu akan selalu menyuarakan kepentingan daerah. Menyampaikan kendala dan hambatan yang dialami daerah. Sekaligus berusaha membantu percepatan penyelesaian persoalan-persoalan yang terjadi di daerah,” paparnya.
Dalam kesempatan itu, LaNyalla meminta BaraJP bekerja seperti DPD untuk perbaikan negeri. Apalagi BaraJP memiliki kader di 34 Provinsi di Indonesia. Sama persis dengan DPD RI, yang memiliki Senator di setiap Provinsi.
Ia juga berharap BaraJP dan Senator DPD RI di daerah juga dapat bersinergi untuk saling mendorong dan membantu dalam kerja-kerja untuk negeri ini. Apalagi di tengah situasi recovery akibat dampak Covid-19 yang prosesnya membutuhkan energi yang lebih dari suasana normal.
“Disitulah diperlukan sinergi dan kolaborasi dan lebih banyak kontribusi positif dari seluruh elemen bangsa
untuk membantu pemerintah, khususnya dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional,” jelasnya.
LaNyalla pun berharap Rapimnas BaraJP mampu menghasilkan rekomendasi maupun program yang membumi dan akan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bangsa dan negara.



































