Scroll untuk baca artikel
google.com, pub-2546408695661880, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Example floating
Example floating
Example 728x250Example 728x250
BERITADESA

Miris KMP Desa Rambu-Rambu Jaya Sudah Diresmikan Menteri, Kini Mangkrak Akibat Kendala Lahan

×

Miris KMP Desa Rambu-Rambu Jaya Sudah Diresmikan Menteri, Kini Mangkrak Akibat Kendala Lahan

Sebarkan artikel ini

PORTALTERKINI.COM, KONAWE SELATAN – Harapan masyarakat Desa Rambu-Rambu Jaya, Kecamatan Ranomeeto, untuk merasakan dampak ekonomi dari program unggulan kementerian kini terancam sirna. Fasilitas Koperasi Merah Putih (KMP) yang sebelumnya diresmikan dengan meriah oleh Menteri Desa, Yandri Susanto, bersama jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, dilaporkan tidak berjalan atau mangkrak.

Ironisnya, penyebab utama operasional KMP ini terhenti bukan karena kurangnya anggaran atau sumber daya manusia, melainkan masalah mendasar: ketiadaan lahan yang jelas untuk lokasi operasional tetap.

Kunjungan Menteri Desa Yandri Susanto ke Desa Rambu-Rambu Jaya pada Mei 2025 lalu sempat membawa angin segar bagi warga lokal. Saat itu, KMP digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui konsolidasi produk unggulan dan distribusi logistik masyarakat.

Kehadiran Gubernur Sultra dan Bupati setempat dalam seremoni tersebut seolah menjadi jaminan bahwa proyek ini akan mendapat dukungan penuh dari sisi infrastruktur dan legalitas.

Namun, pasca-seremoni peresmian, realita di lapangan justru berbanding terbalik. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pengoperasian KMP tidak dapat dilanjutkan karena status lahan yang akan digunakan belum tuntas. Tanpa alas hak yang jelas atau ketersediaan lahan milik desa yang siap bangun, fasilitas pendukung tidak dapat didirikan, dan aktivitas ekonomi yang dijanjikan pun terhenti total.

Andi yang kerap di sapa ,salah satu pengurus KMP menyayangkan koordinasi yang dinilai lemah antara pemerintah pusat dan daerah. Peresmian yang dilakukan oleh pejabat tinggi negara dianggap “terburu-buru” tanpa memastikan kesiapan teknis di lapangan.

“Kami sudah senang ada Menteri datang meresmikan, tapi kalau ujung-ujungnya tidak jalan karena tanahnya bermasalah, kami hanya dapat janji kosong,” ujarnya

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Konawe Selatan maupun pihak kementerian mengenai langkah konkret untuk pembebasan lahan guna menghidupkan kembali KMP Desa Rambu-Rambu Jaya.

Example 728x250Example 728x250Example 728x250Example 728x250Example 728x250Example 728x250Example 728x250Example 728x250
Example 120x600