PORTALTERKINI.COM, KONAWE – Bupati Konawe Yusran Akbar, ST, diduga telah mencibir instruksi Presiden Prabowo Subianto Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD tahun 2025 menggunakan kalimat “yang ini cukup gaduh juga”.
Hal itu diungkapkan Yusran Akbar saat menyampaikan sambutan di aula Rapat Paripurna DPRD Konawe yang dipimpin Ketua DPRD I Made Asmaya, dan dihadiri oleh Forkopimda, seluruh anggota DPRD, beserta para kepala OPD Kabupaten Konawe.
Sambutan ini merupakan pidato pertamanya, usai dirinya dilantik sebagai Bupati Konawe bersama Syamsul Ibrahim sebagai Wakil Bupati periode 2025-2030 oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada tanggal 20 Februari 2025 lalu.
Usai menjalani pelantikan bersama 961 kepala daerah lainnya se-Indonesia, Yusran Akbar juga diketahui mengikuti agenda retret di akademi militer Magelang pada tanggal 21 hingga 28 Februari 2025 lalu.
“Pada awal pemerintahan ini, kami juga telah diberikan tantangan yang cukup berat yaitu dengan keluarnya instruksi Presiden nomor 1 tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBD dan APBD tahun 2025 yang ini cukup gaduh juga,” ungkapnya, Senin (3/3/2025) kemarin, dikutip dari rekaman pidatonya.
“Situasi ini menyebabkan terjadinya pengurangan dana transfer ke Kabupaten Konawe sebesar 92,4 miliar, dan ini sangat berdampak dari sektor infrastruktur pelayanan publik kita,” jelasnya.
Namun, didalam kutipan teks pidatonya tidak terdapat kalimat “yang ini cukup gaduh juga”.
Eentah apa yang melatarbelakangi sehingga Yusran Akbar seolah-olah dengan sengaja diduga mencibir instruksi Presiden dihadapan banyak orang.
Bupati Konawe yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp belum juga memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.























