Scroll untuk baca artikel
banner 1600458 google.com, pub-2546408695661880, DIRECT, f08c47fec0942fa0
Example floating
Example floating
ADVERTORIAL

Rekam Jejak I Made Asmaya Figur Politisi Dunia Organisasi dan Pemerintah

×

Rekam Jejak I Made Asmaya Figur Politisi Dunia Organisasi dan Pemerintah

Sebarkan artikel ini

PORTALTERKINI.COM, KONAWE, – I Made Asmaya, S.Pd., MM, kini tercatat dalam sejarah politik di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Minggu, 18 Januari 2026.

Politisi PDI Perjuangan ini menjadi tokoh pertama dari PDI-P yang dipercaya memimpin Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe.

Dominasi Partai Amanat Nasional (PAN) yang selama tiga periode berturut-turut menguasai kursi Ketua DPRD akhirnya tergantikan.

I Made Asmaya yang lahir di Bali pada 1 November 1981 dikenal sebagai figur politisi dengan rekam jejak panjang di dunia organisasi dan pemerintahan daerah.

Dengan latar belakang pendidikan yang kuat serta pengalaman legislatif yang matang, ia kini mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Konawe periode 2024–2029.

Pergantian pucuk pimpinan DPRD Konawe ditandai dengan penyerahan palu sidang dari Ketua DPRD Konawe periode 2019–2024, Dr. Ardin (PAN), kepada I Made Asmaya (PDI Perjuangan) dalam rapat paripurna DPRD Konawe, pada 3 September 2024 lalu.

Momentum tersebut menjadi simbol perubahan kepemimpinan politik di lembaga legislatif daerah, sekaligus menandai babak baru perpolitikan di Konawe.

Selain menjabat sebagai Ketua DPRD Konawe, kepercayaan politik terhadap I Made Asmaya juga tercermin dari penunjukannya sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Konawe.

Dalam struktur partai, dia dipercaya mendampingi Rusdianto, SE, MM yang kembali menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Konawe untuk periode ketiga 2025–2030.

Latar Pendidikan dan Kiprah Organisasi

Perjalanan pendidikan I Made Asmaya dimulai di SDN 1 Amertasari, Kecamatan Pondidaha, yang diselesaikannya pada tahun 1993.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMPN 1 Pondidaha hingga 1996 dan menamatkan pendidikan menengah di SMKN 1 Kendari pada 1999.

Semangat untuk terus meningkatkan kapasitas diri membawanya melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Terbuka Tangerang Selatan hingga meraih gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) pada 2013.

Pendidikan magister ia tuntaskan di STIE Ujung Pandang, Makassar, dengan gelar Master Manajemen (MM) pada 2021.

Di luar aktivitas politik, Made Asmaya juga aktif dalam organisasi sosial keagamaan. Sejak 2020, ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Lokasabha Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Konawe.

Peran ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai tokoh pemersatu dan figur yang memiliki kepedulian terhadap harmoni sosial di tengah masyarakat yang majemuk.

Karier Politik dan Legislasi

Karier politik I Made Asmaya di parlemen dimulai saat ia terpilih sebagai anggota DPRD Konawe periode 2019–2024.

Selama periode tersebut, dirinya dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain Sekretaris Komisi II DPRD Konawe (2019–2021), Sekretaris Komisi III (2021–2024), Sekretaris Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda), serta anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Konawe.

Dedikasi dan konsistensinya dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan kembali mendapat kepercayaan masyarakat.

Pada Pemilu Legislatif 2024, Made Asmaya terpilih untuk periode kedua sebagai anggota DPRD Konawe 2024–2029 dan selanjutnya dipercaya memimpin DPRD Konawe secara definitif.

Kepercayaan tersebut tidak hanya mencerminkan kapasitas personal, tetapi juga keberhasilan PDI Perjuangan dalam membangun kekuatan politik yang solid di Kabupaten Konawe.

Dalam keterangannya, I Made Asmaya menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Konawe secara adil dan menyeluruh.

Meski berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Asaki Raya, ia menegaskan kepemimpinannya akan bersifat inklusif.

“Yang jelas saya anak Asaki Raya. Secara dapil tentu tetap akan saya perjuangkan Asaki Raya, tetapi itu tidak akan mengurangi kontribusi saya untuk dapil lain di Kabupaten Konawe,” tandasnya.

Selain itu, Politisi PDI Perjuangan ini mengaku merasa bangga jika dapat mengabdi dan bermanfaat bila mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Kita hidup harus berguna dan bermanfaat untuk orang banyak,” pungkasnya. (Adv)

banner 1600458 banner 1600458 banner 1600458 banner 1600458 banner 1600458 banner 1600458 Example 300250
Example 120x600