Portalterkini.com, Konsel – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menyiapkan anggaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) sebesar Rp 1,3 Miliar untuk Pilkades serentak tahun 2022.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Konsel Anas Mas’ud, menjelaskan total anggaran Pilkades dari 86 desa yang akan melaksanakan pemilihan sebesar 1,3 miliar.
“Besaran itu kami rasa sudah mencukupi untuk melaksanakan Pilkades, sebab semua kebutuhan sudah terurai, semua sudah klop di situ termaksud uang pengamanan,” jelas Anas Mas’ud saat dikonfirmasi melalui sambungan telponnya. Jum’at (11/2/2022).
Adapun lanjut Anas, untuk uraian alokasi bantuan keuangan desa untuk panitia Pilkades perdesa yakni, untuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) di bawah 1.000 wajib pilih sebesar Rp. 15.500.000. Sementara untuk wajib pilih dengan DPT di atas 1000 wajib pilih itu sebesar Rp. 18.300.000.
Mantan kadis Kominfo ini, mengatakan pada prinsipnya DPMD Konsel siap memfasilitasi agar pelaksanaan Pilkades serentak tahun ini sukses.
- Disnaker Konsel Ungkap Fakta Baru, Amrullah: PT SGHI Tidak Pernah WLTK, Padahal Itu Wajib Dilakukan
- Tim Kuasa Hukum DAS Apresiasi Bareskrim Polri dalam Menangani Perkara Tindak Pidana PT Prowell Energi Indonesia
- Bank Sultra dan Ditjen Dukcapil Kemendagri Teken PKS Pemanfaatan Data Kependudukan untuk Layanan Perbankan
- Bendera Merah Putih Sobek Berkibar di Desa Cililitan, UU Nomor 24 Tahun 2009 Dilanggar
- JPKPN dan GSPI Sultra Soroti Dugaan Pelanggaran ODOL PT ST Nickel Resource, Tim Terpadu Dinilai Mandul
“Adapun untuk tahapan pencairan anggaran Pilkades itu akan mulai dilaksanakan setelah tahapan pembekalan panitia berdasarkan rekomendasi dari DPMD,” ucap mantan Kabag Pemerintahan Setda Konsel ini.
Terkait kesiapan anggaran di Kas Daerah (Kasda). Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Mujahidin, melalui Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perbendaharaan Hamzad menegaskan bahwa anggaran dana Pilkades tahun ini sebesar Rp. 1.349.800.000 sudah siap.
“Kalau anggarannya itu siap, sumber dananya dari Dana Alokasi Umum (DAU). Namun untuk pencairannya kami menunggu dari rekomendasi dari DPMD,” singkat Hamzad saat di hubungi terpisah oleh media ini.
Laporan : Tim












