Portalterkini.com, Kapolres Musi Rawas (Mura), AKBP Achmad Gusti Hartono menerima audiensi Forum Komunikasi Wartawan Silampari (FKWS), di Ruangan Pesat Gatra Mapolres Mura, Senin (01/08/2022).
Penerimaan audiensi FKWS sendiri masuk kedalam Program Polisi Bedulur, yakni suatu program pendekatan terhadap seluruh elemen guna memastikan kehadiran Polri khususnya Polres Mura ditengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolres Mura menyampaikan kepada FKWS selamat datang di Mapolres Mura. Dimana, pertemuan tersebut merupakan pertemuan pertama kali dengan FKWS.
Diakuinya, insan pers di Mura memiliki kedekatan sangat baik dengan Polres Mura. Khususnya dengan para Kasat yang terbilang sangat dekat dengan para wartawan, terbukti disetiap kegiatan Polres Mura tak sedikit media yang menaikan berita.
- Rekam Jejak Hitam Martogi Sinaga, Sosok yang Sering Mengklaim Hak Orang Lain dan Membuat Kegaduhan
- DPP KAMPUD Minta Kejari Pringsewu Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13 Milyar ke Bawaslu Tahun 2024
- Klarifikasi Kabid BPBD Konawe “Perencanaan Kearifan Lokal” Disorot, Polres dan Kejari Konawe Didesak Panggil dan Periksa PPK Bersama Kontraktor Pelaksana
- Kasus Pengadaan Fiktif Bibit Pala Sebesar Rp26 Miliar Mandek, CV Wahana Multi Cipta Diduga Kembali Mendapatkan Pekerjaan Pengadaan Bibit Kakao
- 500 Masyarakat Gelar Syukuran Penutupan Galian C di Bantaran Sungai Ular yang Digagas Satgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem
Lebih lanjut, Kapolres meminta FKWS untuk mendukung Polres Mura meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).
Sementara, Ketua Umum FKWS, Zainuri, menyampaikan terimakasih kepada Kapolres karena telah meluangkan waktu untuk bertema rombongan FKWS.
Pada pertemuan itu, Zainuri memaparkan sejarah singkat FKWS sebagai perkenalan dengan Kapolres. Dari awal mula yang bernama Forum Komunikasi Wartawan Mura (FKWM) hingga berubah menjadi FKWS, karena keanggotaan didalamnya meliputi wartawan yang bertugas di wilayah Silampari (Mura, Lubuklinggau dan Muratara).
Lebih lanjut, Zainuri juga meminta pihak Polres Mura untuk selalu memberikan perlindungan terhadap wartawan. Mengingat, pekerjaan wartawan baginya bukan tanpa resiko.
“Meminta perlindungan, karena profesi wartawan di lapangan bukan tanpa resiko, seperti ancaman dan segala macam saat melakukan tugas liputan yang berhubungan dengan kasus,” ungkapnya.
(Andi Yulasmai) Silampari














