PORTALTERKINI.COM – MOROWALI, Proyek Pembangunan Jembatan Polo senilai Rp13.519.215.000 di Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, diduga telah menimbulkan kerugian bagi warga. Satu batang pohon sawit milik warga Desa Lambelu dilaporkan rusak tanpa ada koordinasi terlebih dahulu.
Pohon sawit tersebut merupakan milik Bapak Rokim. Ia mengaku kaget saat mendapati kebunnya telah dirusak alat berat beberapa hari lalu.
“Lahannya langsung dikeruk-keruk, langsung dirusak. Tanpa ada pemberitahuan, tanpa ada diinformasikan. Sudah satu pohon sawit yang sudah ditumbang tanpa ada pemberitahuan kita,” ujar Rokim kepada wartawan, Sabtu (19/7/2026).
Menurut Rokim, area tersebut diduga dibuka secara sepihak untuk kebutuhan akses jalan atau jembatan alternatif proyek Jembatan Polo.
Atas kejadian itu, Rokim meminta pertanggungjawaban dari pihak pelaksana. Ia mengajukan tuntutan ganti rugi sebesar Rp5.000.000 untuk satu batang pohon sawit produktif.
“Kalau kita minta ganti rugi sawit itu berapa? Ya lima juta. Lima juta. Sudah dirugi itu ya,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari CV. Yasa Arga Natha selaku pelaksana proyek maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Morowali.
Berdasarkan papan informasi yang terpasang di lokasi, proyek “Pembangunan Jembatan Polo” menggunakan anggaran APBD Kabupaten Morowali Tahun 2026 dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender terhitung sejak 30 Juni 2026.
Di sisi lain, warga di Kecamatan Bungku Barat dan Bumi Raya juga mengeluhkan belum adanya jembatan alternatif sejak jembatan lama dibongkar. Kondisi ini menyebabkan aktivitas sekolah, kesehatan, dan perekonomian warga terhambat.
Rokim berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera menyelesaikan persoalan ini dengan mengedepankan dialog.
“Kami hanya minta dihargai. Kalau mau pakai lahan, koordinasi dulu. Ini kan hak kami,”ujarnya.
Pembangunan infrastruktur seharusnya memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun apabila dalam pelaksanaannya mengabaikan hak warga, maka tujuan pembangunan itu perlu dievaluasi.












































