Portalterkini.com, – SUMSEL – Palembang – Nasib sedih dialami Mak Unah, lansia asal Kelurahan Sei Selincah Kecamatan Kalidoni Kota Palembang yang tinggal bersama sang adik di rumah ‘reot’ berukuran 3x3m dan menyatu dengan kandang ayam.
Sehari-hari Mak Unah harus menahan rasa sedih karena rumah yang merupakan pinjaman dari tetangganya itu sangat tidak layak huni dan tidak nyaman karena bau kotoran ayam.
Melihat kondisi tersebut, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Palembang yang juga Anggota DPRD Kota Palembang H.M. Akbar Alfaro bersama kader Partai Gerindra menyambangi kediaman Mak Unah, Kamis (20/1/2022).
Mak Unah yang tak kuasa menahan kesedihan langsung menyampaikan keluh kesahnya kepada Akbar Alfaro.
“Beginilah kondisi kami Pak, kami numpang samo tetanggo. Kami cuma duo beradek inilah” ujar Mak Unah.
Ia juga mengeluhkan kondisi rumahnya yang menyatu dengan kandang ayam dan setiap hari merasakan bau kotoran tersebut.
Akbar Alfaro yang hadir membawa bantuan sembako menyampaikan bahwa Partai Gerindra akan berjuang untuk mencarikan solusi terkait kondisi Mak Unah.
“Mak Unah, insyaallah kami akan serius mencarikan solusi untuk Mak Unah. Termasuk akan kita daftarkan pada KIS dan PKH. Kami akan panggil dinas sosial dan OPD terkait lainnya agar segera menyelesaikan permasalahan ini dan Partai Gerindra akan mengawal prosesnya agar Mak Unah bisa hidup normal seperti warga lainnya” ujar Anggota DPRD Kota Palembang ini.
- Aksi KDKMP Pandeglang Diwarnai Ketegangan Terkait Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Tidak Transparansi
- Negara Rugi Miliaran: 17 Eksavator Barang Bukti Sitaan Negara Diduga Dikeluarkan Tanpa Lelang Resmi, LSM GMBI: “Akan kami koordinasi dengan Pusat serta Mengawal Kasus ini”
- Maraknya Peredaran Rokok Ilegal di Sultra tanpa Penindakan, GMBI Sultra: Sorot Bea & Cukai
- Dugaan Investasi Bodong Kasus Hukum Korban Berikan Apresiasi Polres Lubuklinggau Bertindak Profesional
- Nurkholis Pimpin Kepengurusan Baru Partai Golkar Kecamatan Negara Batin Melalui Muscam
Ia juga menghimbau kepada Pemerintah agar dapat memperhatikan pemerataan sosial dan kesejahteraan masyarakat kota Palembang.
“Kepastian hukum, keamanan dan kesejahteraan harus betul-betul terwujud untuk seluruh warga kota Palembang” pungkasnya (Ocha)














