Portalterkini.com, – Banten | Aktifitas para armada Mobil Dum truck hauling PT. RBB di Jalan Raya Munjul – Cikeusik dan Picung – Munjul masih tidak memperhatikan, keamanan dan kenyamanan serta keselamatan berlalu lintas. Hal itu diungkapkan oleh Nuryahman selaku pegiat sosial media yang disambungkan ke media ini.
Menurutnya, Padahal baru sehari pihak dinas perhubungan yang didampingi pihak Kepolisian Resot Pandeglang melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) kendaraan angkutan material Batu belah jenis Dump Truck.
- Aksi KDKMP Pandeglang Diwarnai Ketegangan Terkait Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Tidak Transparansi
- Negara Rugi Miliaran: 17 Eksavator Barang Bukti Sitaan Negara Diduga Dikeluarkan Tanpa Lelang Resmi, LSM GMBI: “Akan kami koordinasi dengan Pusat serta Mengawal Kasus ini”
- Maraknya Peredaran Rokok Ilegal di Sultra tanpa Penindakan, GMBI Sultra: Sorot Bea & Cukai
- Dugaan Investasi Bodong Kasus Hukum Korban Berikan Apresiasi Polres Lubuklinggau Bertindak Profesional
- Nurkholis Pimpin Kepengurusan Baru Partai Golkar Kecamatan Negara Batin Melalui Muscam
“Dengan kejadian seperti ini perilaku pihak pengurus armada dan para supir sudah tidak mengindahkan keluhan masyarakat dan peringatan dari dinas perhubungan (Dishub) kabupaten pandeglang, terkait keamanan dan kenyamanan serta keselamatan berlalu lintas dengan cara menutup bak muatannya dengan terpal. ucap Nuryahman selaku pemerhati sosial yang peduli terhadap lingkungan,” Ujarnya, Minggu, 02/10/2022.
“Saya berharap pihak dinas perhubungan dan kepolisian polres Pandeglang dapat melakukan operasi dengan serius. karena ada informasi beberapa armada mobil sudah ber operasi tetapi surat dokumen kelengkapan kendaraan belum ada. ungkap nuryahman.
“Padahal armada mobil Dump Truck pengangkut material batu tersebut beraktifitas mengangkut material batu untuk kebutuhan proyek pembangunan nasional yakni pembangunan jalan tol Serang – panimbang. jelas Nuryahman. (Tim).














