Portalterkini.com, – Maraknya beredar rokok Ilegal di Kabupaten Konawe Selatan. Diduga Salah merk rokok tersebut adalah merk GLX BOLD dan Rocker Bold dengan harga jual Rp. 10.000 sampai dengan Rp.12.000 perbungkus, isi 20 batang. Senin, 09/05/2022
Dalam pantauan media ini menemukan Diduga beredar rokok Ilegal. Rokok tersebut adalah merk GLX Bold dan Rocker Bold yang beredar di wilayah Kecamatan Lainea, lebih tepatnya di Desa Lalonggombu yang dijual di toko – toko maupun di kios – kios kecil.
Berdasarkan keterangan warga setempat yang enggan disebutkan namanya (06/05/2022) ia mengatakan bahwa rokok tersebut sudah lama beredar di Desa Lalonggombu. Dan hampir semua kios – kios menjual rokok tersebut.
Kemudian menurut salah satu pemilik kios yang menjual Rokok tersebut saat dimintai keterangannya ia mengatakan bahwa pihaknya hanya menjual, adapun soal legal dan ilegal ia tidak tau menau.
“Saya hanya menjual rokok itu, apalagi dengan harga yang sangat murah. Adapun soal legal dan ilegal itu saya tidak tau apa – apa,” ucap pemilik kios yang diketahui namanya
Dengan adanya beredar rokok GLX Bold dan Rocker Bold yang diduga ilegal, media ini meminta Polda Sultra agar segera menyelidiki, siapa dibalik pemasok dugaan rokok Ilegal tersebut.
- Rekam Jejak Hitam Martogi Sinaga, Sosok yang Sering Mengklaim Hak Orang Lain dan Membuat Kegaduhan
- DPP KAMPUD Minta Kejari Pringsewu Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13 Milyar ke Bawaslu Tahun 2024
- Klarifikasi Kabid BPBD Konawe “Perencanaan Kearifan Lokal” Disorot, Polres dan Kejari Konawe Didesak Panggil dan Periksa PPK Bersama Kontraktor Pelaksana
- Kasus Pengadaan Fiktif Bibit Pala Sebesar Rp26 Miliar Mandek, CV Wahana Multi Cipta Diduga Kembali Mendapatkan Pekerjaan Pengadaan Bibit Kakao
- 500 Masyarakat Gelar Syukuran Penutupan Galian C di Bantaran Sungai Ular yang Digagas Satgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem
Sampai berita ini ditayangkan, media ini belum konfirmasi kepada pihak – pihak terkait. Tetapi media tetap melakukan upaya konfirmasi agar berita selanjutnya dapat berimbang.














