Palembang – Mahakarya Gaskuy Project merilis dua single terbaru yang berjudul ‘Bukti Kenangan dan Rasaku Tanpamu (Ibu)’. Bertempat di Gaskuy Angkringan, di Jalan Kapten A Rivai, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (27/3/2022)
Kali ini, band Gaskuy Project beranggotakan April, Nuzul, Adi, Zikri, Dian, Rully, Ojik (vokalis), Fikri (drummer), Ardi (gitar), El Bigail (bassist) dan Tomi (keyboard) merilis kedua single yang berfokus pada tema cinta serta keluarga.
Pandemi yang sudah berjalan selama dua tahun ini, membuat kebanyakan orang kesulitan untuk melepas rindu dengan keluarga.
- DPP KAMPUD Minta Kejari Pringsewu Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13 Milyar ke Bawaslu Tahun 2024
- Klarifikasi Kabid BPBD Konawe “Perencanaan Kearifan Lokal” Disorot, Polres dan Kejari Konawe Didesak Panggil dan Periksa PPK Bersama Kontraktor Pelaksana
- Kasus Pengadaan Fiktif Bibit Pala Sebesar Rp26 Miliar Mandek, CV Wahana Multi Cipta Diduga Kembali Mendapatkan Pekerjaan Pengadaan Bibit Kakao
- 500 Masyarakat Gelar Syukuran Penutupan Galian C di Bantaran Sungai Ular yang Digagas Satgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem
- MA Kabulkan PK Menteri ATR/BPN, Pembatalan SHGU PT SKB Dinyatakan Tetap Berlaku
“Inspirasi lagu ‘Bukti Kenangan’ ini berawal dari untuk melupakan seseorang yang kita sayang, lalu kehilangan sosok orang yang kita sayang hilang itu ternyata sangatlah berat,” ujar Mentor Gaskuy Project, Fahrezi Martin yang akrab disapa Ojik saat ditemui di Gaskuy Angkringan.
Dikatakan Ojik, pihaknya merasa kehilangan itu sangat berat, maka dirinya berupaya untuk mengikhlaskan dan merelakan sosok orang yang ia sayangi. Sehingga terciptalah lagi ini.
“Untuk lagu ‘Rasaku Tanpamu’ ini berawal dari kerinduanku, penyesalan, harapan dan doa. Karena saya tidak bisa ketemu dengan orang tua saya, khususnya ibu,” ungkap Ojik.
Sebagai sang mentor, Ojik mengungkapkan soal single terbarunya yang masih mengusung genre pop.
Di bawah naungan Gaskuy Project, Oji merasa bersyukur selama proses penggarapannya tak ada kesulitan.
“Untuk hal baru, mungkin ke pemilihan lirik, nuansa musik, dan juga tema. Tapi, untuk genre, masih tetap all genre,” kata Oji.
Menurut Oji, pihaknya berharap penampilan Gaskuy Project itu bisa mewakili perasaan orang-orang yang sedang rindu kepada orang tuanya dan sosok orang yang mereka sayangi.
Sementara Itu, Owner Gaskuy Angkringan Andika Rizki Apriyadi mengatakan, awalnya pihaknya melihat salah satu live musik di salah satu cafe di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan melihat musisi di sana yang membawakan lagu cover. Sehingga mereka sangat diterima musiknya oleh para penikmat lagu disana.
Andika menuturkan, kenapa musik mereka di DIY bisa diterima. Sedangkan potensi musisi di Kota Palembang mempunyai talenta yang luar biasa, kenapa tidak di kedepankan.
“Ketika sampai di Palembang, saya berinisiasi membuat wadah untuk para musisi yang bernama Gaskuy Projects. Kami berharap, supaya Gaskuy Projects bisa berkesinambungan dan musiknya bisa di sukai oleh masyarakat kota Palembang khususnya Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel),” katanya.
Andika menambahkan, untuk teman-teman yang ingin kepo dengan Gaskuy Project dan Gaskuy Angkringan. Silahkan follow Instagram @gaskuyproject dan @gaskuyangkringan atau WhatsApp ke nomor : 083827056699.(Ocha)














