TNI AL. Koarmada II. Surabaya, 8 September 2021
Portalterkini.com – KRI Sultan Iskandar Muda (SIM) -367 dari Satuan Kapal Eskorta Koarmada II, yang saat ini tengah mengemban misi perdamaian PBB bersama Maritime Task Force (MTF) XXVIII-M UNIFIL, dipercaya sebagai ujung tombak Pasukan Garuda di wilayah laut Lebanon.
Pernyataan tersebut diungkapkan Komandan Kontingen Garuda, Kolonel Inf Amril Haris Isya Siregar S.E., M.M., sewaktu melaksanakan kunjungan ke KRI SIM di Beirut Lebanon, dalam rangka Jam Komandan pada Selasa (7/9).
- Babak Baru Kasus Muhammad Danial Keluarga dan Kuasa Hukum Mendatangi Provos Polda Sultra
- DPC JPKPN Desak Polda Sultra Evaluasi Kinerja Polres Konut Maraknya Material dari Galian C Ilegal
- Ombudsman Lampung Kirim SPDP Kepada DPP KAMPUD: Segera Periksa Ulin Nuha Kepala BPN Bandar Lampung
- Jalan Buntu Negosiasi: PT TRK Tuding PT Vale Pakai Lahan Tanpa Izin dan Beroperasi di Luar IUP
- Karyawan PT Konutara Sejati Meninggal di Mess, DPD KNPI Konawe Utara Desak Investigasi Transparan
Kedatangan Komandan Kontingen Garuda beserta rombongan tersebut disambut langsung oleh Komandan Satgas (Dansatgas) MTF XXVIII-M UNIFIL Letkol Laut (P) Abdul Haris S.E., M.M.D.S, dan seluruh prajurit KRI SIM yang telah siap di Dermaga Pelabuhan Beirut untuk menerima Jam Komandan Kontingen Garuda.
”Saya berterima kasih dan bangga kepada pasukan MTF XXVIII-M UNIFIL, karena selama KRI SIM tergabung didalam misi PBB saya sering menerima laporan bahwa KRI SIM selalu menorehkan prestasi yang membawa nama harum Bangsa Indonesia di mata negara lain. Terutama dalam memerankan Diplomatic Relationship nya. Hal ini juga sebagai implementasi penekanan dari Komandan Pusat Misi Pemeliharaan dan Perdamaian (PMPP) TNI Marsda TNI Benecdictus Benny K., S.H., MAvMGT., MAIR yaitu untuk terus menunjukkan bahwa kita bisa menjadi yang terbaik sebagai “Peackeepers” TNI, yang merupakan etalase Indonesia dihadapan Pasukan PBB negara lain, “ terang Kolonel Amril.
“Ditengah keadaan Pandemik Covid-19 saat ini tetap jaga protokol kesehatan, tetap alert terhadap perkembangan situasi, terus pahami situasi dan kondisi di daerah operasi saat ini dan saya percaya kalian akan mampu melaksanakannya karena MTF UNIFIL XXVIII-M UNIFIL merupakan ujung tombak dari Pasukan Garuda yang berperan di wilayah laut Lebanon, untuk itu tetap semangat, jaga nama baik harkat dan martabat bangsa Indonesia di mata dunia, “ ujar Kolonel Amril dengan nada tegas.
Kegiatan jam komandan diikuti secara antusias oleh prajurit KRI SIM, dengan menyimak dan memahami betul amanat yang disampaikan oleh Komandan Kontingen Garuda. “KRI SIM akan terus menunjukkan yang terbaik selama penugasan di daerah operasi, dan Diplomacy Role TNI Angkatan Laut akan terus KRI SIM pegang teguh dan diimplementasikan dengan berbagai giat operasi, Latihan, Culture Event,yang sejalan dengan kebijakan strategis Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., “ tutur Haris, sapaan karib Komandan KRI SIM.
Haris pun menambahkan jika hal serupa juga diimbau oleh Pangkoarmada II Laksda TNI Dr.Iwan Isnurwanto, S.H.,M.A.P.,M.Tr.(Han), bahwa keberadaan TNI AL dimanapun harus memberi manfaat bagi sekitar. Ini dibuktikan dengan pencapaian KRI SIM-367 dalam menjalin hubungan diplomasi dengan Lebanon yang berlangsung sangat baik. Sementara itu menutup pelaksanaan Jam Komandan Kontingen Garuda, prajurit KRI SIM menampilkan yel yel yang dibawakan dengan penuh semangat dan enerjik.
(Pen2)



































