Portalterkini.com, Kolaka Timur – Tirawuta, Setelah sekian lama Vakum, Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Kolaka Timur (Koltim) melakukan aksi unjuk rasa (unras) pada Senin (04 oktober 2021) di gedung DPRD Koltim.
Dalam tuntutannya mereka menginginkan agar seluruh stake holder serius menyikapi kekosongan pemerintahan di kabupaten Kolaka Timur.
Bertandang ke gedung DPRD Koltim pada Senin pagi sekitar pukul 10:00 WITA, massa aksi diterima langsung oleh Ketua DPRD serta sejumlah anggota DPRD diruang rapat.
Dalam dialog bersama terungkap kesepakatan antara massa aksi dengan pihak DPRD Koltim untuk bersama – sama mendorong proses percepatan pemilihan calon wakil bupati koltim priode 2021 – 2026 yang saat ini kosong pasca Bupati definitif Hj. Andi Merya Nur di OTT oleh KPK pada akhir september lalu.
- Rekam Jejak Hitam Martogi Sinaga, Sosok yang Sering Mengklaim Hak Orang Lain dan Membuat Kegaduhan
- DPP KAMPUD Minta Kejari Pringsewu Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13 Milyar ke Bawaslu Tahun 2024
- Klarifikasi Kabid BPBD Konawe “Perencanaan Kearifan Lokal” Disorot, Polres dan Kejari Konawe Didesak Panggil dan Periksa PPK Bersama Kontraktor Pelaksana
- Kasus Pengadaan Fiktif Bibit Pala Sebesar Rp26 Miliar Mandek, CV Wahana Multi Cipta Diduga Kembali Mendapatkan Pekerjaan Pengadaan Bibit Kakao
- 500 Masyarakat Gelar Syukuran Penutupan Galian C di Bantaran Sungai Ular yang Digagas Satgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem
Untuk diketahui bahwa ibu “Diana Massi” adalah istri dari Almarhum H.Samsul Bahri Majid (Bupati terpilih Koltim) yang meninggal pada bulan maret lalu dan kemudian digantikan oleh Wakilnya.
Usai berunjuk rasa, Massa aksi pendukung ibu Diana kemudian membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 14:30 WITA.
Laporan. Armanto














