Portalterkini.com, Kolaka Timur – Tirawuta, Setelah sekian lama Vakum, Ratusan massa aksi yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Kolaka Timur (Koltim) melakukan aksi unjuk rasa (unras) pada Senin (04 oktober 2021) di gedung DPRD Koltim.
Dalam tuntutannya mereka menginginkan agar seluruh stake holder serius menyikapi kekosongan pemerintahan di kabupaten Kolaka Timur.
Bertandang ke gedung DPRD Koltim pada Senin pagi sekitar pukul 10:00 WITA, massa aksi diterima langsung oleh Ketua DPRD serta sejumlah anggota DPRD diruang rapat.
Dalam dialog bersama terungkap kesepakatan antara massa aksi dengan pihak DPRD Koltim untuk bersama – sama mendorong proses percepatan pemilihan calon wakil bupati koltim priode 2021 – 2026 yang saat ini kosong pasca Bupati definitif Hj. Andi Merya Nur di OTT oleh KPK pada akhir september lalu.
- Muscab FORKI Wakatobi Tuai Sorotan Diintervensi Pengurus Provinsi, Senpai Bambang: Sejak Awal Sudah Tidak Transparan
- Pemda Konawe Didesak Keluarkan Perbub dengan Rujukan Perda 2005 dan SK Bupati 2008 Demi Kebenaran dan Aturan yang Berlaku
- Menteri Pertanian Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Kota Kendari
- Warga Desa Puulipu Gelontorkan Dana Pribadi Rp2 Miliar Buat Tanggul dengan Harapan Menteri Pertanian Membantu Percetakan Sawah
- BEM UHO Desak Pemda dan DPRD Konsel Beri Tindakan Tegas pada PT WIN
Untuk diketahui bahwa ibu “Diana Massi” adalah istri dari Almarhum H.Samsul Bahri Majid (Bupati terpilih Koltim) yang meninggal pada bulan maret lalu dan kemudian digantikan oleh Wakilnya.
Usai berunjuk rasa, Massa aksi pendukung ibu Diana kemudian membubarkan diri secara tertib sekitar pukul 14:30 WITA.
Laporan. Armanto

















