Portalterkini.com, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menghentikan sementara aktivitas penambangan PT Gerbang Multi Sejahtera (GMS) yang berlokasi di Kec. Laonti, Kab. Konawe Selatan (Konsel).
Pemberhentian sementara ini berdasarkan surat Nomor: B-4395 MB 07/DBT.PLU/2021 tertanggal 7 Oktober 2021 dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara. Surat tersebut membahas tentang tindak lanjut hasil pemeriksaan dugaan pencemaran lingkungan.
Dimana menindaklanjuti pemeriksaan dugaan pencemaran lingkungan oleh kegiatan usaha pertambangan PT GMS yang dilakukan oleh Tim Direktorat Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara pada tanggal 23-25 September 2021.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Poros Muda Sulawesi Tenggara mengapresiasi atas langkah pemberhentian sementara aktivitas penambangan PT. GMS yang dilakukan oleh Kementerian ESDM RI.
“tentu ini patut kita apresiasi, karena Kementerian ESDM dengan cepat melakukan pemberhentian sementara aktivitas PT. GMS atas kelalaian perusahaan sehingga terjadi pencemaran lingkungan”. Tegas Jefri Rembasa, S.T
Mantan Aktivis HMI Kendari ini berharap agar PT. GMS tidak melakukan aktivitas sebelum menyelesaikan berbagai kewajibannya.
- Rekam Jejak Hitam Martogi Sinaga, Sosok yang Sering Mengklaim Hak Orang Lain dan Membuat Kegaduhan
- DPP KAMPUD Minta Kejari Pringsewu Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13 Milyar ke Bawaslu Tahun 2024
- Klarifikasi Kabid BPBD Konawe “Perencanaan Kearifan Lokal” Disorot, Polres dan Kejari Konawe Didesak Panggil dan Periksa PPK Bersama Kontraktor Pelaksana
- Kasus Pengadaan Fiktif Bibit Pala Sebesar Rp26 Miliar Mandek, CV Wahana Multi Cipta Diduga Kembali Mendapatkan Pekerjaan Pengadaan Bibit Kakao
- 500 Masyarakat Gelar Syukuran Penutupan Galian C di Bantaran Sungai Ular yang Digagas Satgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem
“kami berharap agar PT. GMS tidak melakukan aktivitas penambangan maupun pengapalan sebelum kewajiban perusahaan dalam menangani pencemaran lingkungan selesai’’. Ujar Alumni Teknik Pertambangan UHO kendari ini.
Banyak hal yang perlu dibenahi, kata Bung Jeff, seperti Program Pengembangan Dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang belum dilakukan oleh pihak Perusahaan.
“Kasian masyarakat, banyak yang terdampak akibat aktivitas pertambangan tapi pihak perusahaan seakan apatis akan hal tersebut. Aktivitasnya sudah tahunan tapi Sosialisasi Program Rencana Induk PPM baru dilakukan kemarin 14 Okt 2021”. urainya
Olehnya itu, lanjut Bung Jeff, Poros Muda Sultra secara kelembagaan akan mengawal persoalan ini”. Tutup Direktur Eksekutif Study Mining Center ini.














