Musi Rawas, – Portalterkini.com, Ratusan mahasiswa yang terdiri dari himpunan mahasiswa Islam (HMI) cabang Lubuklinggau Musi Rawas, dan Muratara periode 2022/2023 menggeruduk kantor dewan perwakilan rakyat (DPRD) Mura. Pasalnya para mahasiswa kecewa serta menolak akan adanya wacana Pemerintah yang akan menaikkan BBM subsidi.
Aksi damai tersebut berlangsung didepan kantor DPRD Kabupaten Musi Rawas (01/09/2022), aksi tersebut bermaksud untuk bertemu langsung dengan ketua DPRD bapak Azandri dari fraksi partai PDIP namun sangat disayangkan dalam aksi damai tersebut setelah menuggu beberapa jam Azandri tidak ada ditempat ataupun anggota dewan lainya yang menemui para
Mahasiswa sehingga ratusan mahasiswa nekat menerobos untuk masuk kedalam ruangan rapat paripurna dan nyaris bentrok dengan aparat keamanan.
Disela – sela mahasiswa menyampaikan orasinya ibu hj Ratih selaku sekwan DPRD MURA menemui para mahasiswa dan mengajak masuk para HMI sembari menunggu ketua DPRD.
Saat diwawancarai wartawan bumi Silampari Aldi Syahputra selaku koordinator lapangan(korlap) memaparkan 3 hal yang menjadi tuntutan HMI, yakni :
1.menolak keras wacana pemerintah menaikan BBM
2.menolak keras akan wacana kenaikan tarif dasar listrik serta
3.memberantas mafia migas yang ada di Indonesia dan terkhusus di Kabupaten Musi Rawas.
“Kami dari himpunan mahasiswa Islam cabang lubuk Linggau dalam aksi damai ini ada tiga hal yang menjadi tuntutan kami diantaranya, kami menolak keras akan adanya wacana Pemerintah dalam menaikkan BBM bersubsidi, yang kedua kami juga menolak akan adanya kenaikan tarif dasar listrik karena ini menurut kami sangat merugikan serta menyengsarakan rakyat, dan yang terakhir kami meminta agar pemerintah memberantas mafia migas yang ada di Indonesia terlebih di kabupaten Musi Rawas,” ungkapnya.
- Aksi KDKMP Pandeglang Diwarnai Ketegangan Terkait Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Tidak Transparansi
- Negara Rugi Miliaran: 17 Eksavator Barang Bukti Sitaan Negara Diduga Dikeluarkan Tanpa Lelang Resmi, LSM GMBI: “Akan kami koordinasi dengan Pusat serta Mengawal Kasus ini”
- Maraknya Peredaran Rokok Ilegal di Sultra tanpa Penindakan, GMBI Sultra: Sorot Bea & Cukai
- Dugaan Investasi Bodong Kasus Hukum Korban Berikan Apresiasi Polres Lubuklinggau Bertindak Profesional
- Nurkholis Pimpin Kepengurusan Baru Partai Golkar Kecamatan Negara Batin Melalui Muscam
Tidak cukup disitu saat ditanya mengenai wacana pemerintah kabupaten Musi yang ingin meminjam uang sebesar 300 milyar ke pihak ketiga, yang saat ini sedang hangat dibicarakan diberbagai kalangan masyarakat warga musi Rawas. “Mengenai wacana pemkab Musi Rawas yang mau meminjam uang sebesar Rp 300 milyar ke pihak ketiga kami kurang setuju,” ujarnya
Setelah menunggu sekian lama sekitar pukul 12:45 ketua DPRD MURA Azandri didampingi ibu sekwan menemui para demonstran serta mengajak para mahasiswa masuk diruang rapat paripurna serta menanggapi tuntutan mahasiswa, dalam kesempatan itu Azandri mengatakan bahwa.
“Saya selaku ketua DPRD MUSI RAWAS dan fraksi PDI perjuangan dengan satu tarikan nafas saya pribadi setuju dengan 3 tuntutan para kawan kawan mahasiswa dan kami juga menghimbau kepada kepolisian Musi Rawas untuk memberantas judi online maupun offline serta kami akan duduk bersama guna untuk kemaslahatan kepentingan kita bersama,” pungkas. (Andi Yulasmai)















