Portalterkini.com, Palembang – BEM UIBA dan pengurus wilayah Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (PW SEMMI) mengadakan kegiatan vaksin masal ini yang dilakukan di Universitas IBA Palembang, Jl. Mayor Ruslan, 9 Ilir, Kec. Ilir Tim. II, Kota Palembang, Sumatera Selatan Rabu (22/8/2021). Kegiatan ini untuk mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity.
Acara ini pun dihadiri Kapolda Sumatera Selatan Irjen. Pol. Drs. Toni Harmanto, M.H., bersama Kapolrestabes Kota Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra SIK, MS.i CHPR kedatangannya disambut Oleh Rektor Univesitas IBA Palembang, Dr.Tarech Rasyid M.Si.
- Dugaan Penimbunan BBM Subsidi di Puuwatu Kota Kendari Disorot, Formades Sultra Siap Lapor ke Bareskrim Polri
- Data Final Bertambah Jadi 45 Orang, Perjuangan Eks Penyuluh Pertanian Musi Rawas Kian Mendekati Titik Terang
- Aksi KDKMP Pandeglang Diwarnai Ketegangan Terkait Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Tidak Transparansi
- Negara Rugi Miliaran: 17 Eksavator Barang Bukti Sitaan Negara Diduga Dikeluarkan Tanpa Lelang Resmi, LSM GMBI: “Akan kami koordinasi dengan Pusat serta Mengawal Kasus ini”
- Maraknya Peredaran Rokok Ilegal di Sultra tanpa Penindakan, GMBI Sultra: Sorot Bea & Cukai
Ketua Umum PW SEMMI, Rendi Hirawansyah mengatakan, vaksinasi masal ini dilakukan sebagai bentuk SEMMI mendukung pemerintah dalam mengendalikan wabah Covid-19 dan dalam membangun untuk membentuk hard humanity untuk generasi muda.
“Vaksin ini sangat penting untuk membentuk hard humanity dalam melawan virus Corona, khususnya para mahasiswa,” ucapnya.
Selain vaksinasi masal, SEMMI juga memberikan bantun sosial berupa sembako dari Polri kepada masyarakat khususnya yang terdampak atas Covid-19 ini terdampak ekonominya.
“Kolaborasi dengan kepolisian ini bisa membangun dan membentuk Indonesia yang kuat dan segera bisa keluar dari wabah Covid-19,” Tandasnya.
Sementara itu Yoni Altra Velano selaku Presiden Mahasiswa Universitas IBA Palembang menambahkan, ” Dalam kegiatan tersebut panitia tetap memperhatikan prokes para peserta dengan mempergunakan sistem nomor antrian per jam,” tuturnya.
Peserta hadir disesuaikan dengan jadwal yang sudah diberikan dan dipersilakan meninggalkan lokasi usai mendapatkan vaksinasi, sehingga kegiatan berjalan tertib tanpa adanya kerumunan
“Sirkulasi alhamdulillah sudah berjalan dengan baik, dimulai dari registrasi sampai proses penyuntikan berjalan dengan rapih tanpa masalah,” pungkasnya (Ocha)















