Portalterkini.com, Addis Ababa, Ethiopia – Dewan Eksekutif Organisasi Afrika dalam sidangnya pada Kamis kemarin, 3 Februari 2022, telah memilih Kerajaan Maroko sebagai salah satu Anggota Dewan Perdamaian dan Keamanan Uni Afrika (Peace and Security Council – PCS). Maroko mendapatkan suara lebih dari dua per tiga suara dalam pemilihan ini.
Pemilihan Maroko bersama empat belas negara anggota lainnya untuk masa jabatan tiga tahun mendatang berlangsung pada kesempatan sesi pertemuan reguler ke-40 Dewan Eksekutif Uni Afrika yang diadakan pada 2-3 Februari 2022 di markas besar organisasi Pan-Afrika di Addis Ababa, Ethiopia.
Menteri Luar Negeri, Kerjasama Afrika dan Maroko di Luar Negeri, Nasser Bourita, memimpin delegasi Maroko pada pertemuan sesi ini. Pemilihan dan penunjukan lima belas anggota Dewan Perdamaian dan Keamanan menjadi salah satu sorotan dalam acara tersebut.
- Disnaker Konsel Ungkap Fakta Baru, Amrullah: PT SGHI Tidak Pernah WLTK, Padahal Itu Wajib Dilakukan
- Tim Kuasa Hukum DAS Apresiasi Bareskrim Polri dalam Menangani Perkara Tindak Pidana PT Prowell Energi Indonesia
- Bank Sultra dan Ditjen Dukcapil Kemendagri Teken PKS Pemanfaatan Data Kependudukan untuk Layanan Perbankan
- Bendera Merah Putih Sobek Berkibar di Desa Cililitan, UU Nomor 24 Tahun 2009 Dilanggar
- JPKPN dan GSPI Sultra Soroti Dugaan Pelanggaran ODOL PT ST Nickel Resource, Tim Terpadu Dinilai Mandul
Sebelumnya, Maroko telah duduk di Dewan Perdamaian dan Keamanan AU untuk masa jabatan dua tahun (2018-2020). Selama itu, Kerajaan Maroko telah berkontribusi secara konstruktif untuk meningkatkan metode kerja dan mewujudkan penerapan pola kerja yang baik.
Dewan Perdamaian dan Keamanan adalah organ pembuat keputusan tetap Uni Afrika untuk pencegahan, pengelolaan dan penyelesaian konflik. Ini adalah sistim pengelolaan keamanan kolektif dan pengaturan peringatan dini yang ditujukan untuk memfasilitasi dan merespon secara tepat waktu dan efisien terhadap situasi konflik dan krisis di Afrika. (PERSISMA/Red)












