Portalterkini.com, – Sultra – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Suara Masyarakat Sultra (SMS) angkat bicara dan menyoroti Proyek Rehabilitasi Dermaga Penyebrangan Wawonii.
Menurut Darman selaku ketua LSM SMS menyatakan bahwa, Proyek Rehabilitasi Fasilitas Dermaga Penyebrangan Wawonii menelan anggaran Miliaran Rupiah diduga asal kerja atau tidak sesuai dengan petunjuk teknis. Pasalnya, pembangunan Dermaga tersebut diduga menyalahi Spek pada penggunaan material.
Proyek tersebut bertempat di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan anggaran sebesar Rp. 1.706.700.000 dan Rp.2.236.868.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) di Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara, Tahun 2021.
“Berdasarkan hasil investigasi proyek tersebut diduga dilaksanakan asal – asalan. Terutama penggunaan material pasir yang tidak memenuhi Kualitas. Setau saya setiap pekerjaan Dermaga di Sultra selama ini selalu menggunakan Pasir Pohara. Sehingga harga satuannya tinggi. Namun sangat disayangkan, pihak kontraktor pekerjaan Dermaga Wawonii diduga tidak menggunakan Pasir Pohara.,” Beber Darman saat ditemui. Rabu, 08/12/2021
Lanjut kata Darman, Pada media ini ia mengatakan, “menurut hemat kami proyek ini telah terjadi dugaan adanya tindak pidana korupsi”. Tuturnya
- Kecewa Atas Kinerja Polrestabes Medan, Pelapor Akan Menggelar Aksi Bersama Kaum Ibu Di Mapolrestabes Medan
- HM the King Delivers Speech to Parliament at Opening of 1st Session of 1st Legislative Year of 12th Legislature
- Bupati Kolaka Tinjau Penyaluran 12.400 Liter Air Bersih bagi Warga Terdampak Kekeringan di Toari
- Hadir di Kegiatan Sosialisasi PT GIP, Ketua KNPI Konut Tegaskan Penolakan Terhadap Kehadiran PT GIP di Bumi Oheo
- Tak Kenal Ampun Kasat Narkoba Deli Serdang Gas Full Jaringan Narkoba Tanjung Morawa
Oleh karena itu, berdasarkan uraian diatas Darman ketua LSM Suara Masyarakat Sultra meminta dengan tegas kepada Kejaksaan Tinggi Sultra untuk segera memanggil Satker, PPK dan pihak Kontraktor untuk segera dilakukan pemeriksaan. Selain itu, BPK juga diminta segera mengaudit proyek Dermaga tersebut di Kabupaten Konawe Kepulauan. Tegas Darman









