Portalterkini.com, – Selayar, Untaian prestasi yang telah digapai dan diukir SMA Negeri 2 Selayar, Sulawesi, selama kurang lebih 21 Tahun, terhitung sedari Tahun 2001 sejak pertama kali didirikan, tak pernah membuat sekolah yang sebelumnya, bernama SMA Negeri 1 itu, bertepuk dada dan berpuas hati. (30/07/2022)
Ragam kreasi dan inovasi kebijakan terus dirangkai pihak sekolah dalam mendorong lahirnya kreativitas serta imajinasi siswa untuk menciptakan hal hal baru.
Salah satunya dituangkan lewat kebijakan tatanan sekolah sehat bebas limbah plastik yang rencananya akan dilaunching pada medio bulan Agustus mendatang.
- Aksi KDKMP Pandeglang Diwarnai Ketegangan Terkait Anggaran Pelatihan Koperasi Desa Merah Putih Tidak Transparansi
- Negara Rugi Miliaran: 17 Eksavator Barang Bukti Sitaan Negara Diduga Dikeluarkan Tanpa Lelang Resmi, LSM GMBI: “Akan kami koordinasi dengan Pusat serta Mengawal Kasus ini”
- Maraknya Peredaran Rokok Ilegal di Sultra tanpa Penindakan, GMBI Sultra: Sorot Bea & Cukai
- Dugaan Investasi Bodong Kasus Hukum Korban Berikan Apresiasi Polres Lubuklinggau Bertindak Profesional
- Nurkholis Pimpin Kepengurusan Baru Partai Golkar Kecamatan Negara Batin Melalui Muscam
Sejalan dengan hal tersebut, mulai awal bulan Agustus mendatang, pihak sekolah akan mengeluarkan dan memberlakukan aturan baru, berupa larangan memperjual belikan makanan dan minuman kemasan plastik atau yang sesuai anjuran/edaran dari Dinas Kesehatan di dalam lingkungan sekolah, termasuk di kantin. Terang Kepala SMA Negeri 2 Selayar, Tajuddin, S.Pd.
“Seiring dengan wacana launching sekolah bebas limbah plastik yang akan dimulai pada medio bulan Agustus mendatang, siswa dihimbau untuk membiasakan diri membawa bekal air minum dengan menggunakan botol kemasan isi ulang yang mudah dibawah pulang pergi” Tambahnya
Lanjut, “Dengan demikian, hal ini diharapkan akan dapat menekan dan mengurangi populasi limbah plastik di dalam lingkungan sekolah”.
Limbah plastik yang sudah ada sebelumnya, akan kita musnahkan. Pungkasnya dalam kesempatan menerima kunjungan wartawan di ruang kerjanya.
LP. Andi Fadli Blitar














