Portalterkini.com, – Selayar, Untaian prestasi yang telah digapai dan diukir SMA Negeri 2 Selayar, Sulawesi, selama kurang lebih 21 Tahun, terhitung sedari Tahun 2001 sejak pertama kali didirikan, tak pernah membuat sekolah yang sebelumnya, bernama SMA Negeri 1 itu, bertepuk dada dan berpuas hati. (30/07/2022)
Ragam kreasi dan inovasi kebijakan terus dirangkai pihak sekolah dalam mendorong lahirnya kreativitas serta imajinasi siswa untuk menciptakan hal hal baru.
Salah satunya dituangkan lewat kebijakan tatanan sekolah sehat bebas limbah plastik yang rencananya akan dilaunching pada medio bulan Agustus mendatang.
- Akibat Kontraktor “Nakal” dan Lemahnya Pengawasan, Proyek Pengendalian Banjir Sungai Konaweha Senilai Rp 12,9 Miliar Dikerja Asal-asalan
- LSM GSPI Somasi Proyek Revitalisasi SD Negeri Sampara, Tuntut Pembongkaran Material Atap dan Kusen Cacat Mutu
- Gelapkan Uang Perusahaan Hampir Rp 500 Juta, Mantan Karyawan Suruh Oknum Polisi Menakut-nakuti Pengusaha
- Skandal Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf: Keuangan Polisario Dipertanyakan, Wilson Lalengke Desak Pembubaran Kamp
- Lupa Tupoksi: Oknum Pengawas Lapangan BWS Sulawesi IV Kendari Diduga Bertindak Seolah Kontraktor, Rekam Jejak Proyek 2025 di Muara Sampara Ikut Diungkit
Sejalan dengan hal tersebut, mulai awal bulan Agustus mendatang, pihak sekolah akan mengeluarkan dan memberlakukan aturan baru, berupa larangan memperjual belikan makanan dan minuman kemasan plastik atau yang sesuai anjuran/edaran dari Dinas Kesehatan di dalam lingkungan sekolah, termasuk di kantin. Terang Kepala SMA Negeri 2 Selayar, Tajuddin, S.Pd.
“Seiring dengan wacana launching sekolah bebas limbah plastik yang akan dimulai pada medio bulan Agustus mendatang, siswa dihimbau untuk membiasakan diri membawa bekal air minum dengan menggunakan botol kemasan isi ulang yang mudah dibawah pulang pergi” Tambahnya
Lanjut, “Dengan demikian, hal ini diharapkan akan dapat menekan dan mengurangi populasi limbah plastik di dalam lingkungan sekolah”.
Limbah plastik yang sudah ada sebelumnya, akan kita musnahkan. Pungkasnya dalam kesempatan menerima kunjungan wartawan di ruang kerjanya.
LP. Andi Fadli Blitar



































