Scroll untuk baca artikel
banner 1600x458
Example floating
Example floating
BERITAPENDIDIKAN

Proyek Rehabilitasi SD Negeri Sampara Rp577 Juta Diduga Asal Jadi, GSPI Soroti Sejumlah Kejanggalan

×

Proyek Rehabilitasi SD Negeri Sampara Rp577 Juta Diduga Asal Jadi, GSPI Soroti Sejumlah Kejanggalan

Sebarkan artikel ini

PORTALTERKINI.COM – KONAWE – Proyek rehabilitasi SD Negeri Sampara, Desa Konggamea, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, yang dibiayai APBN TA 2026, disorot Lembaga Generasi Sosial Peduli Indonesia (GSPI).

Dengan nilai pekerjaan mencapai Rp577 juta, proyek yang berada di bawah pengawasan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah itu diduga tidak dikerjakan sesuai spesifikasi.

Temuan tersebut diungkap perwakilan GSPI, Rusdin, setelah melakukan monitoring lapangan pada 6 dan 15 September 2026.

GSPI menyoroti sejumlah pekerjaan yang dinilai janggal. Pada Gedung A senilai Rp307 juta, tidak ditemukan penggantian kuda-kuda. Gording baru disebut hanya disambungkan dengan gording lama menggunakan kayu sengon. Tegel lantai juga dipasang tanpa pasir urug, sedangkan kusen menggunakan kayu jati putih.

Kejanggalan serupa ditemukan pada ruang administrasi senilai Rp36 juta. GSPI menyebut tidak ada penggantian kuda-kuda dan hanya ditemukan penyambungan gording lama dengan gording baru menggunakan kayu sengon yang diduga tidak sesuai petunjuk teknis.

Sementara pada Gedung B senilai Rp233 juta, kuda-kuda juga disebut tidak diganti. Plafon dan tegel lantai tidak terlihat mengalami penggantian, sedangkan kusen pintu lama disebut hanya didempul.

Tak hanya soal mutu pekerjaan, aspek K3 juga dipertanyakan. GSPI menyebut para pekerja di lokasi tidak menggunakan alat pelindung diri (APD).

Lebih jauh, Rusdin mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan penjaga sekolah, instruksi untuk mendempul kusen lama di Gedung B disebut berasal dari pengawas proyek.

GSPI, Rusdin meminta pihak terkait tidak menutup mata terhadap temuan tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan proyek, khususnya kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi serta penggunaan anggaran negara.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SD Negeri Sampara belum memberikan tanggapan. Redaksi media terus berupaya untuk meminta hak jawab dari pihak sekolah tersebut.

Redaksi PORTALTERKINI.COM tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini.

Example 120x600