Portalterkini.com, Sultra – Konawe – Bupati LIRA KONAWE Satriadin lakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Prov. Sultra).
Menurut Satriadin akrab di panggil Gopal di depan Kantor DPRD Kab. Konawe dalam aksinya menyampaikan kepada wakil rakyat agar pemerintah daerah mendukung percepatan Proyek Strategis Nasional “Waduk Ameroro”. Selain itu, ia juga mengatakan agar pihak pemerintah daerah tidak mengindahkan oknum – oknum yang sengaja menghalang – halangi Proyek pembangunan Waduk Ameroro tersebut. Kamis, 07 Oktober 2021.
- Siswi MTsN 1 Kota Kendari Raih Juara Umum Pesona Wastra Nusantara Nasional 2026, Siap Wakili Indonesia ke Asia
- Maxim Perkuat Dukungan bagi Pelaku Usaha Lokal di Sulawesi Tenggara dengan Meningkatkan Ruang Publik dan Kebersihan Pasar
- Periksa 10 Saksi, DPP KAMPUD Dukung Polda Lampung Usut Kasus Bocornya Data Pribadi di BPN Bandar Lampung
- LPA Deli Serdang Apresiasi Satresnarkoba Polresta Deli Serdang – Ungkap Kasus Narkoba Besar, Selamatkan 250 Ribu Jiwa
- Jembatan untuk Rakyat, Tapi Lahan Rakyat Dirusak pada Pelaksanaan Proyek Polo 13,5 Miliar
Kemudian, Satriadin juga meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) pihak Polres Konawe untuk menjaga percepatan pembangunan proyek strategis nasional tersebut yang terletak di Ameroro. Dah hal itu sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia (RI) Nomor 1 Tahun 2016. Pinta Bupati LIRA Konawe
“Seharusnya, lebih mengedepankan proses hukum kaca mata kuda atas penggunaan material yang beberapa teman – teman LSM menilai Ilegal.
Lanjut Satriadin katakan, selain untuk menjaga percepatan pembangunan, APH juga di meminta untuk menindak tegas oknum – oknum yang dengan sengaja menghalangi Proyek waduk Ameroro. Tutup Satriadin












































