Portalterkini.com, Palembang – Gerakan Masyarakat Wanita Sriwijaya (Gema Wasri) Sumsel memperingati hari Sumpah Pemuda bertempat di Sekretariat Jalan Angkatan 66 Lorong Rajawali 1, Jumat (29/10/2021).
Yang dihadiri Wakil Ketua Umum Yuliana, Sekretaris Yessi Pasmariantih, Bendahara Yanti S.kom, pengawas internal Siti Khodijah, dan pengurus Gema Wasri, Yenti, Rohma, Erna, Midah, Rahmawati, Ratna dan Cafetty.
Pengurus dan anggota Gema Wasri mengucapkan ikrar Sumpah Pemuda
1.Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
2.Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
3.Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
- Klarifikasi Kabid BPBD Konawe “Perencanaan Kearifan Lokal” Disorot, Polres dan Kejari Konawe Didesak Panggil dan Periksa PPK Bersama Kontraktor Pelaksana
- Kasus Pengadaan Fiktif Bibit Pala Sebesar Rp26 Miliar Mandek, CV Wahana Multi Cipta Diduga Kembali Mendapatkan Pekerjaan Pengadaan Bibit Kakao
- 500 Masyarakat Gelar Syukuran Penutupan Galian C di Bantaran Sungai Ular yang Digagas Satgas Elang Biru DPP Garpu Nasdem
- MA Kabulkan PK Menteri ATR/BPN, Pembatalan SHGU PT SKB Dinyatakan Tetap Berlaku
- Dibalik Tameng PSN Gurita Tambang Ilegal PT IPIP Keruk Batu Gamping Tanpa Izin Resmi
Ketua Umum Gema Wasri Rosa Rosmilah, SE di dampingi Pembina Yani Paslah mengatakan, Kamis (28/10/2021) bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93. Sumpah Pemuda lahir pada 28 Oktober 1928, silam. Sejak saat itu, Hari Sumpah Pemuda diperingati oleh bangsa Indonesia pada 28 Oktober setiap tahunnya.
“Sumpah Pemuda dirumuskan dan dibuat bukan semata-mata tanpa tujuan. Tujuan Sumpah Pemuda adalah untuk membangkitkan jiwa dan sikap nasionalisme pemuda pemudi Indonesia dan seluruh rakyat nusantara untuk melawan, mengusir, dan menentang para penjajah,” ujarnya.
Lebih lanjut Rosa menjelaskan, pada alinea pertama, terdapat kalimat ‘bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia’.
Kalimat tersebut bermakna para pemuda dan pemudi Indonesia akan memperjuangkan kemerdekaan hingga titik darah penghabisan.
Kemudian, di alinea kedua, terdapat kalimat ‘mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia’.
Sesuai kalimatnya, makna di alinea kedua isi Sumpah Pemuda itu adalah sebagai pemuda dan pemudi Indonesia yang berasal dari suku, ras dan agama yang berbeda, namun tetap bersatu dalam satu bangsa, yaitu Indonesia.
Di alinea ketiga, terdapat kalimat ‘menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia’.
“Dengan semangat Sumpah Pemuda ini, kita Gema Wasri bertekad menjadi generasi penerus yang siap berjuang untuk bangsa Indonesia dan menjaga keutuhan NKRI,”pungkasnya.(Ocha).














