Palembang – Ribuan Aksi Demo Mahasiswa UIN Palembang, Forum Suara Mahasiswa, DPD, DPC GMNI, Universitas Muhammadiyah Palembang, yang menggelar aspirasinya ke gedung DPRD provinsi Sumsel. Tetapi mereka di hadang dan dipasang kawat berduri di jalan POM IX. Mahasiswa berorasi di simpang lampu merah Jalan POM IX. Senin (11/4/2022).
Wakil dari UIN, Forum Suara Mahasiswa Palembang, DPD dan DPC GMNI dan UMP mengatakan, ” kami memperjuangkan kesejahteraan masyarakat akan tetapi hingga saat ini para wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD untuk mendengar tuntutan kami,” katanya
- Gelapkan Uang Perusahaan Hampir Rp 500 Juta, Mantan Karyawan Suruh Oknum Polisi Menakut-nakuti Pengusaha
- Skandal Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf: Keuangan Polisario Dipertanyakan, Wilson Lalengke Desak Pembubaran Kamp
- Lupa Tupoksi: Oknum Pengawas Lapangan BWS Sulawesi IV Kendari Diduga Bertindak Seolah Kontraktor, Rekam Jejak Proyek 2025 di Muara Sampara Ikut Diungkit
- Diduga Puluhan Siswa Tumbang Usai Konsumsi MBG, PMII Konawe Desak Investigasi dan Tutup Total SPPG Tongauna
- Peduli Kesehatan Masyarakat, Satgas Yonif 645/GTY Gelar Pelayanan Kesehatan dan Anjangsana di Benawa
Lanutnya, ” Adapun tuntutan kami adalah
- Mendesak dan menuntut Presiden Jokowi menolak gagasan penundaan Pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden.
- Mendesak Presiden Jokowi kembalikan kestabilan bahan pokok.
- Mendesak Presiden Jokowi mengembalikan harga BBM.
- Mendesak Presiden Jokowi kembalikan PPN.
- Mendesak Presiden Jokowi membatalkan IKN,” paparnya
Ketua DPRD provinsi Sumsel, Anita Noengherwati menambahkan, saya akan menyampaikan atau meneruskan tuntutan para mahasiswa dan aliansi BEM se-Sumsel ke Pusat. Dan saya telah menandatangani tuntutan mereka,” pungkasnya.
Yang lebih menarik lagi diantara para pedemo aksi mahasiswa, muncul dua orang anak-anak mengamen mencairkan suasana dengan menyanyikan lagu sholawat. ( Ocha )



































